SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI BALISTIK MARI BERSAMA-SAMA MEWUJUDKAN SUPPORTER KREATIF DI KALIMANTAN TIMUR.LOYALITAS TANPA BATAS !
Rabu, 27 Oktober 2010

Takaran Tepat Kreator 34 Gol

PANASNYA bentrok Persiba kontra Bontang FC ternyata bukan hanya pada rivalitas dua daerah di Kaltim. Persaingan Balikpapan-Bontang di lapangan hijau memang sudah terjadi sejak lama. Di Stadion Persiba sore ini, semua mata akan dengan mudah membandingkan siapa yang layak menyandang predikat terbaik.
Namun di balik rivalitas dua kota itu, tanpa mengesampingkan Samarinda dengan Persisam yang hari ini juga bertarung di Makassar, pertemuan kedua tim akan mengerucutkan persaingan pada dua nama yang musim lalu dengan mudah disebut Kendo. Ya, Kenji Adachihara dan Aldo Barreto adalah pemilik nama yang selalu diagungkan Bontangmania, pendukung BFC, musim lalu. Duet sehati yang ketajamannya hanya kalah dari Boaz Solossa dan Alberto Goncalvez, musim lalu mencetak 34 gol. Sebanyak 15 gol dikreasikan Kenji, dan 19 milik Aldo, yang sekaligus menjadikannya top skorer ISL.

Kini, keduanya kembali dipertemukan, namun dengan balutan kostum berbeda.

Banyak kalangan menilai moncernya Aldo hingga bertakhta dan berhak menerima sepatu emas lantaran dimanjakan Kenji. Bahkan ada yang menilai, kualitas Kenji sebenarnya tidak kalah bagus dari Aldo.

Dengan alasan profesionalitas, baik Aldo dan Kenji mengaku sama-sama siap membuktikan siapa yang terbaik. Jika ukurannya adalah kontribusi gol musim ini, keduanya berada di grid yang sama dengan masing-masing menyumbang dua gol.

“Setiap pertandingan saya ingin buat gol. Tapi saya lebih pentingkan Persiba bisa menang,” ujar Aldo. “Tapi saya ingin kerja lebih keras. Karena ini memang kesempatan bagus saya melawan Bontang FC. Saya tidak merasa takut karena ini biasa di sepak bola (melawan mantan klub, Red.)

Hal itu juga diamini Junaidi yang menginginkan tukang gedor utamanya itu bisa mengeksploitasi kemampuannya lebih dalam. “Memang tugas striker mencetak gol. Saya lebih menginginkan setiap pemain bisa berkontribusi positif untuk tim. Tapi untuk Aldo, saya ingin dia melepaskan semua beban dan bisa bermain lebih enjoy untuk mengeluarkan semua kemampuannya,” tutur Junaidi.

Sementara itu, nada tidak gentar juga dilontarkan Kenji. Ia mengaku senang bisa bermain satu lapangan dengan Aldo, meski dengan sudut yang berbeda.

“Saya siap memberikan permainan terbaik. Aldo? Saya senang duet dengan dia,” ujar Kenji.

Kesempatan berhadapan dengan Aldo, ternyata juga bertepatan dengan hadirnya tandem baru Kenji, Julius Akosah. Pemain asal Kamerun yang saat ini sedang menyelesaikan proses naturalisasi dengan Hongkong itu, kemarin sudah bergabung dengan anak asuh Fakhri Husaini. “Dia sudah bisa kami mainkan. Semua urusan administrasinya sudah kelar,” ujar Andi Satya Adi Saputra, manajer BFC.

Bisakah Aldo melewati perolehan Kenji musim ini? Atau bahkan sebaliknya. Dan, mampukah para tukang gedor lain, seperti Sultan Samma, Khairul Amri di Persiba, atau bahkan Akosah yang akan mampu menjadi aktor bagi timnya, kita bisa buktikan di Stadion Persiba mulai pukul 16.15 Wita, sore ini. (obi)

Artikel Terkait



0 komentar:

Posting Komentar

Sosial Networking
Photobucket Photobucket
Official Partner
Suporter Garuda Merah Putih
Statistik Pengunjung